Tampilkan postingan dengan label Tips Rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Rumah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011

Hilangkan Karat pada Peralatan Dapur

Peralatan dapur yang berkarat sebaiknya segera dibersihkan sebelum terlanjur rusak.
Cara menghilangkan karat pada peralatan dapur dengan cara merendam peralatan tersebut di dalam minyak tanah selama kurang lebih dua jam. Setelah itu gosok dengan sabut kepala yang dibubuhi abu gosok. Setelah karat hilang, cuci kembali dengan sabun sampai bau minyak tanah benar-benar hilang.
Anda juga bisa membersihkan karat pada kompor Anda, terutama pada bagian burner atau nyala api yang terbuat dari logam. Larutkan satu sendok makan asam sitrat ke dalam satu gelas air panas (sekitar 100ml), lalu rendam burner di dalam larutan selama 2-4 jam. Setelah itu sikat dengan sikat gigi bekas atau sikat halus lainnya sampai warna asli burner muncul. Lalu bilas dengan air bersih dan keringkan segera.

Selasa, 22 November 2011

Cara Memaku Dinding Agar Tidak Retak

Sudahkah Anda tahu bagaimana cara memaku dinding agar tidak retak? Kali ini ada tips bagi Anda yang suka menghias dinding seperti memasang foto keluarga, lukisan, hiasan-hiasan kecil pemercantik rumah atau bahkan piagam penghargaan.
Biasanya hiasan dinding tersebut dipasang dalam sebuah frame atau bingkai yang harus digantungkan pada paku. Namun seringkali saat kita mencoba untuk memasang paku di dinding, dinding di sekitar paku menjadi retak dan pecah, sehingga membuat penampilan dinding menjadi berlubang tidak beraturan.
Berikut adalah cara memaku dinding agar tidak retak:

Tempelkan selotip dengan posisi menyilang (membentuk huruf X atau tanda +). Setelah itu, pakulah tepat di tengah tanda silang tersebut. Gunakan selotip agak lebar supaya dapat menahan retakan yang mungkin timbul. Kemudian selotip dapat Anda lepas.

Tapi bila dinding Anda rapuh hingga rontok saat dipaku, ada tips mudah yang dapat Anda lakukan. Siramkan 2 – 3 sendok makan cuka ke dinding yang akan dipaku. Biarkan mengering. Setelah itu, dinding pun aman untuk di paku. Tetap dengan menempelkan selotip sebelumnya.

Senin, 21 November 2011

Merawat Peralatan dapur dari kayu

Peralatan dapur dari kayu biasanya rentan terhadap air dan mudah sekali menyerap bau. Berikut adalah tips-tips untuk merawat peralatan dapur Anda yang terbuat dari kayu.

Peralatan dapur dari kayu
Talenan Kayu.
Talenan kayu rentan terhadap jamur karena sering digunakan untuk memotong daging atau ikan. Untuk merawat dan membersihkan talenan kayu in agar tahan lama dan bersih dari sisa potongan daging atau ikan, oleskan beberapa tetas minyak pada permukaan talenan lalu gosok dengan spons biasa. Setelah itu cuci dengan sabun dan bilas sampai bersih.

Sendok dan spatula kayu.
Untuk membersihkan sisa makanan yang menempel pada sendok dan spatula kayu, setelah digunakan segera rendam sendok atau spatula kayu ke dalam air yang telah diberi cuka selama satu malam. Setelah itu cuci dengan menggunakan air bersih lalu tiriskan sampai kering.

Memperbaiki Perabot Kayu yang Penyok

Biar Mebel Tetap Cantik
Perabot kayu di rumah Anda yang tampak kusam dan bernoda dapat dibersihkan dengan mudah hanya dengan menggunakan teh.
Berikut adalah cara membersihkan perabot kayu dengan bahan dari dapur Anda:
Seduh beberapa kantong teh dengan 1 liter air atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Celupkan kain lap halus ke dalam rendaman teh tersebut lalu peras. Gunakan kain lap halus tersebut untuk membersihkan permukaan perabot kayu Anda. Jangan biarkan perabot kayu dalam keadaan basah. Setelah dilap dengan kain lap yang dicelup dalam rendaman teh itu, pastikan perabot kayu Anda tidak terlalu basah atau keringkan lagi dengan lap halus yang kering.

Mengilapkan Perabot Kayu




Perabot kayu di rumah Anda yang tampak kusam dan bernoda dapat dibersihkan dengan mudah hanya dengan menggunakan teh.

Berikut adalah cara membersihkan perabot kayu dengan bahan dari dapur Anda:

Seduh beberapa kantong teh dengan 1 liter air atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Celupkan kain lap halus ke dalam rendaman teh tersebut lalu peras. Gunakan kain lap halus tersebut untuk membersihkan permukaan perabot kayu Anda. Jangan biarkan perabot kayu dalam keadaan basah. Setelah dilap dengan kain lap yang dicelup dalam rendaman teh itu, pastikan perabot kayu Anda tidak terlalu basah atau keringkan lagi dengan lap halus yang kering.

Membuat Cairan Pembersih Dapur

Cairan pembersih dapur banyak dijual di supermarket. Biasanya cairan ini diunggulkan karena bisa membersihkan minyak yang kerap lengket di meja dapur dan mengusir semut, lalat, kecoa dan bahkan tikus. Anda sendiri bisa mencoba membuat cairan pembersih dapur dengan bahan-bahan yang ada di rumah.
Caranya yaitu dengan mencampurkan 1 sendok makan sabun cuci piring cair, sedikit bahan pemutih pakaian dan air secukupnya. Masukkan ke dalam botol semprot atau sprayer. Kocok hingga rata lalu semprotkan ke seluruh permukaan meja dapur. Diamkan selama 1 – 2 menit. Selanjutnya anda bisa membersihkan sisa cairan dengan lap kering.

Menghilangkan Noda Minyak di Dapur

Project Interior - Kitchen Set, Grand Wisata-Bekasi
Aktivitas memasak di dapur yang menggunakan minyak, seringkali meninggalkan berbagai bekas noda minyak di dapur dan peralatan anda. Berikut kami menyajikan tips untuk membersihkan noda minyak di dapur anda.
Noda Minyak pada Kompor
Basahi lap dengan minyak tanah dan gosokkan pada kompor yang terkena minyak goreng. Diamkan beberapa saat, lalu lap kembali dengan kain lap baru yang kering. Noda minyak goreng akan hilang dan kompor akan terlihat bersih dan mengkilap.
Noda Minyak pada Lantai Dapur
Taburkan tepung terigu secukupnya pada bagian lantai yang terkena cipratan minyak goreng. Lalu bersihkan dengan lap kering. Tanpa dibersihkan dengan air, lantai akan bersih kembali dan tidak lengket.
Noda Minyak pada Dinding Dapur
Dinding yang terkena cipratan minyak dapat dibersihkan dengan kain lap yang dibubuhi sabun cuci piring. Gosok perlahan sampai noda minyaknya hilang.

Tips Dapur Sehat

Project Interior - Kitchen Set, Grand Wisata-Bekasi
Dapur tempat kita mengolah makanan harusnya dalam keadaan bersih dan higienis. Karena di dapur seringkali terdapat bahan makanan yang basah dan bau, maka sangat mudah sekali bagi bakteri dan kuman untuk berkumpul dan berkembang biak. Bila itu terjadi, makanan bisa menjadi tidak higienis sehingga dapat mengganggu kesehatan Anda.
Tips berikut akan membantu anda untuk memastikan kondisi dapur anda dalam keadaan bersih dan higienis:
Pastikan sirkulasi udara di dapur anda berjalan lancar. Area dapur harus memiliki ventilasi udara untuk mengalirkan asap dan uap hasil dari proses memasak untuk digantikan dengan udara segar. Bila dapur anda tidak memiliki cukup lubang udara, anda dapat menggunakan exhaust fan untuk memastikan pertukaran udara di dapur anda berjalan lancar.
Dapur Anda sebaiknya mendapat cahaya matahari yang cukup. Bila anda terlanjur menempatkan dapur di bagian yang sulit terkena matahari, anda dapat menggunakan lampu, pilihlah lampu dengan tingkat terang yang cukup agar dapur anda selalu terang dan tidak remang-remang.
Pilihlah material dapur yang selain tahan api dan panas, juga mudah dibersihkan.
Jangan menumpuk sampah makanan lebih dari 12 jam. Biasakan di saat akhir anda memasak, anda telah mengumpulkan sampah makanan dan membuangnya ke luar rumah. Sisa makanan yang dibuang juga jangan dibiarkan bermalam di tempat sampah dapur anda karena akan menimbulkan bau dan membuat bakteri berkembang biak.
Segera rapikan dan bersihkan kotoran yang tersisa setelah selesai memasak.

Tips Mendesain Dapur

Project Interior - Kitchen set, Lokasi Batu Ampar Jakarta

Bagi sebagian besar orang, dapur merupakan urat nadi rumah tangga. Segala aktivitas kerumahtanggaan berpusat disitu. Tak jarang Anda pun menerima tamu dekat keluarga di situ. Nah, tahukah Anda bagaimana mendesain dapur sehingga menjadi ruangan yang nyaman?
Sesuaikan luas dapur dengan area yang ada. Tak perlu luas, yang penting bersih dan nyaman.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain dapur Anda adalah sebagai berikut:
Pencahayaan dan Sirkulasi Udara. Penempatan dapur di dekat ruang terbuka sangat baik untuk sirkulasi udara. Segala bau dari hasil kreasi masak Anda dapat langsung mengalir keluar. Bila letak dapur Anda jauh dari ruang terbuka, Anda dapat menggunakan exhaust fan atau cooker hood. Cahaya matahari yang cukup sangat diperlukan untuk dapat membunuh kuman atau bakteri. Atau plafon/atap dapat dibuat transparan sehingga cahaya matahari tetap dapat menerangi dapur Anda.
Pemilihan Material Dapur. Pilihlah dari bahan yang tahan uap dan panas. Untuk dinding, Anda dapat menggunakan keramik. Selain harganya relatif murah, perawatannya pun mudah. Tapi jangan lupa untuk tetap memperhatikan motifnya. Jangan sampai dinding dapur Anda menjadi sarang kotoran, debu dan bekas minyak karena pemilihan motif keramik yang rumit.
Kitchen Set. Dalam menentukan kitchen set, pilihlah yang berbahan dasar plywood. Kuat dan gampang dibersihkan. Tapi bila budget Anda cukup, Anda dapat memilih kitchen set yang berbahan alumunium atau stainless steel. Yang perlu diingat adalah sesuaikan design kitchen set Anda dengan konsep dapur dan rumah yang Anda inginkan. Keselarasan tetap harus dijaga dong.
Kebersihan. Kesehatan keluarga adalah yang utama. Apa jadinya bila dapur Anda kotor tak terawat. Pastilah banyak kuman dan bakteri yang dapat mengancam kesehatan seluruh anggota keluarga. Pilihlah tempat sampah yang tertutup dan buanglah secara berkala. Jangan biarkan lalat berpesta pora di dapur Anda.
Untuk mempercantik dapur Anda, letakkan beberapa pajangan di tempat-tempat yang terjangkau sehingga tidak sulit untuk membersihkannya. Voila! Dapur Anda pun tampil jelita. Anda pasti betah untuk berlama-lama di dapur cantik Anda, berkreasi untuk keluarga tercinta.

Sabtu, 19 November 2011

Tips Merenovasi Rumah

Tips Merenovasi Rumah
Berikut ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda laksanakan, terutama saat akan merenovasi rumah:

1. Sisihkan Dana
pelaksanaan renovasi rumah ibarat melubangi dompet. Uang cepat sekali terkuras habis tanpa terasa.  Biaya yang dikeluarkan sering kali melampaui perkiraan biaya yang sudah dibuat seblum pelaksaaan renvasi.  Sebelu renovasi dijalankan, sebaiknya tambahkan sekitar 205 dari anggaran biaya sebagai biaya tak terduga. kenaikan harga material atau perubahan design di tengah jalan, hanya beberapa hal yang membuat anggaran biaya sebaiknya dilebihkan sedikit.

2. Peraturan Sebagai Acuan Membangun
Pelaksanaan renovasi sering kalil membuat pusing kepala. Selain masalah dana yang pasti menyedot banyak pikiran, banyak masalah yang muncul tidak terduga. Sebenarnya pemerintah daerah sudah mengeluarkan peraturan yang memandu pelaksanaan pembangunan. Masing-masing daerah mengeluarkan kebijakana yang berbeda. Untuk DKI Jakarta sendiri, ada Perda no. 7 tahun 1991. dengan mematuhi apa yang ada di dalam perda tersebut saat pembangunan, seharusnya tidak ada masalah yang berarti. Sayangnya, banyuak masyrakat tidak mengethi, atau enggan mempelajari perda ini.

3. Menyimpan Material
Selama ini lokasi renovasi dapat ditandai dari keberadaan material di depan jalan. Gunungan pasir, tumpukan sak semen, susunan bata, dianggap wajar. Tidak dianggap aneh pula bila kegiatan ini mengganggu lalu lintas di jalan tersebut. Padahal, semua bahan bangunan yang diperlukan saat pembangunan rumah tersebut harus berada di dalam lahan yang sedang dibangun, karena menurut Perda, pelaksanaan pembangunan tidak boleh mengganggu lalu lintas.

Di samping itu, beberapa material membutuhkan perhatian khusus saat disimpan. Misalnya semen. Salah menyimpan, material ini mengeras dan tidak dapat digunakan lagi. Pertama, simpan semen di temat yang terlindung dari air dan kelembaban. Hindarkan semen dari hujan dan usahakan semen tidak bersentuhan langsung dengan tanah, dengan cara melapisi bagian bawahnya dengan papan kayu.

Pembelian material saat renovasi juga harus diatur waktunya, terlebih jika tempat penyimpanannya terbatas. Kadang ada pemikiran bahwa membeli material  diawal berarti kita mendapat harga yang lebih murah. Tetapi ada ruginya juga menyimpan material terlalu lama sebelum dipakai. ini meningkatkan resiko material pecah, rusak atau berkarat. Akhrinya banyak material yang tidak terpakai yang sama saja dengan pemborosan. Material yang sebaiknya baru dibeli ketika akan digunakakn antara lain batu bata, batako, keramik dan genteng.

4. Pasang Jaring Pengaman
Saat meningkat rumah, terutama di perumahan yang rumahnya saling berdempetan, masalah yang sering timbul adalah ketika dinding tinggi harus diplester dan cipratannya mengotori rumah atau lahan tetangga. Belum lagi resiko kejatuhan material rumah. Para tetangga jelas akan menyatakan keberatannya.

Sebenarnya dalam Perda no. 7 tahun 1991 pasal 250 ayat 1 sudah dijelaskan bahwa: "Untuk pelaksanaan bangunan tinggi dan atau bangunan lainnya yang dapat menimbulkan bahaya jatuhnya benda-benda ke sekitarnya, harus dipasang jaring pengaman." Peraturan ini juga berlaku untuk pembangunan rumah tinggal.

Lagi pula, mengenai kotoran akibat renovasi, pihak pembangunlah yang bertanggunjawab membersihkan dan memperbaiki sekitar lokasi sesuai keadaan semula. Ini pun tercakup dalam Perda yang sama, ayat 251. Karena itu, pemasangan jaring tidak saja berguna bagi lingkungan sekitarnya, tetapi juga menguntungkan pihak pembangun sebab jaring pengaman akan mengurangi kotor.***

------------------------------------------------------------
By: Fransisca Wungu Prasasti (sisca@tabloidrumah.com)